Seperti yang pernah aku bahas di beberapa postingan sebelumnya dalam blog ini, hampir setahun belakangan ini aku sedang gemar (atau menumbuhkan kembali kebiasaan) membaca buku. Meski tidak sebanyak para pegiat literasi pada umumnya, tahun lalu aku sudah membaca kurang-lebih 18 buku, seperti yang aku ceritakan di sini.

Nah, di tahun ini aku masih tetap ingin melestarikan kegemaranku tersebut. Ada beberapa buku yang masuk dalam antrian--istilahnya TBR (to be read)--yang harus aku tuntaskan. Buku-buku tersebut adalah:

1. Little Women karya Louisa May Alcott (saat ini sedang membaca novel ini, kurang-lebih sudah 50%) 

2. Good Wives karya Louisa May Alcott (lanjutan dari Little Women

3. Love in the Kingdom of Oil karya Nawal el-Saadawi

4. Matinya Seorang Mantan Menteri karya Nawal el-Saadawi

5. Sagra karya Oka Rusmini (sejak membaca Tarian Bumi, penasaran dengan karya-karya lain dari Oka Rusmini) 

6. La Hami karya Marah Rusli (penasaran dengan novel berlatar Indonesia bagian timur ini) 


Buku-buku tersebut bukanlah termasuk buku baru atau buku yang diterbitkan baru-baru ini, melainkan karya sastra lama bahkan ada yang termasuk dalam kategori sastra klasik. Aku mendapatkannya di salah satu e-commerce. Ada yang baru, ada juga yang preloved namun dalam good-condition

Namun, ada juga buku-buku yang masih dalam wishlist-ku, yaitu:

1. Entrok karya Okky Madasari

2. Maryam karya Okky Madasari

3. Mitos Sisifus karya Albert Camus

4. Second Sex: Fakta dan Mitos karya Simone De Beauvoir

5. Kelam Kelamin karya Lavia Minora

6. Feminisme untuk Semua Orang karya Bell Hooks

7. Percakapan Jean Paul Sartre dengan Simone De Beauvoir karya Jean Paul Sartre

8. Bukannya Aku Nggak Mau Menikah karya Lee Joo Yoon

9. Membicarakan Feminisme karya Nadya Karima Melati

10. Good Boys Doing Feminism: Maskulinitas dan Masa Depan Laki-laki Baru karya Nur Hasyim

11. Loving the Wounded Soul - Alasan dan Tujuan Depresi Hadir di Hidup Manusia karya Regis Machdy

12. Abu Nawas karya N. St. Iskandar

13. Ich Komme Aus Sewon karya Katharina Stogmuller

14. Waktu untuk Tidak Menikah karya Amanatia Junda

15. Nalar Kritis Muslimah karya Nur Rofiah

16. Atheis karya Achdiat K. Miharja

17. A Feminist Manifesto karya Chimamanda Ngozi Adichie

18. Siapa yang Datang ke Pemakamanku Saat Aku Mati Nanti karya Kim Sang Hyun

19. Sister Fillah, You're Never Be Alone karya Kalis Mardiasih

20. Gentayangan karya Intan Paramaditha

21. Vegetarian karya Han Kang

22. Mata Malam karya Han Kang

23. Tiba Sebelum Berangkat karya Faisal Oddang

24. Menggugat Feminisme karya Uunk Crispy

25. Pengakuan Eks Parasit Lajang karya Ayu Utami

26. Sebelum Perempuan Bercinta karya Dea Safira


Untuk sementara, itu dulu. Namun ada kemungkinan akan lebih dari itu. Melihat semangat menumbuhkan literasi yang digaungkan oleh para pegiat literasi di media sosial membuat aku juga ingin seperti mereka; mencintai dan akrab dengan dunia literasi. Semoga tahun ini dan tahun-tahun berikutnya aku semakin banyak membaca buku.